Sabtu, 02 Januari 2010

Ketidakpuasan Kerja

Ketidakpuasan Kerja

Ketidakpuasan kerja bisa disebabkan banyak hal, seperti gaji yang tak sesuai, kondisi kerja dan hubungan kerja antara atasan dan bawahan. Hal ini sering terjadi pada karyawan atau seorang pekerja.

Ketidakpuasan adalah salah satu hal yang sangat menghambat seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan apalagi para pekerja yang berjuang mati-matian dalam meningkatkan prestasi kerjanya tapi harus menerima kenyataan kalau dia belum bisa berhasil. Selain itu juga , faktor-faktor di sekitarnya yang kurang mendukung mereka untuk meningkatkan prestasi mereka. Hal ini dapat menimbulkan stres dan depresi bagi para pekerja.

Cara Mengungkapkan Ketidakpuasan Kerja

· Keluar (Exit)

Perilaku diarahkan ke meninggalkan organisasi yang meliputi mencari posisi baru sekaligus mengundurkan diri.

· Suara (Voice)

Secara aktif dan konstruktif berupaya memperbaiki kondisi, yang meliputi menyarankan perbaikan, mendiskusikan masalah dengan atasan dan sebagian bentuk kegiatan perserikatan.

· Mengabaikan (Neglect)

Secara pasif membiarkan keadaan memburuk yang meliputi keabsenan atau keterlambatan kronis, penurunan usaha dan peningkatan tindakan kesalahan.

· Kesetiaan (Loyalty)

Secara pasif namun optimis menunggu perbaikan kondisi yang meliputi membela organisasi dari kritikan eksternal dan mempercayai organisasi dan manajemen untuk “melakukan hal yang benar”.

· Kesehatan (Health)

Meskipun jelas bahwa kepuasan kerja berhubungan dengan kesehatan, hubungan kausalnya masih tidak jelas. Diduga bahwa kepuasan kerja menunjang tingkat dari fungsi fisik mental dan kepuasan sendiri merupakan tanda dari kesehatan. Tingkat dari kepuasan kerja dan kesehatan mungkin saling mengukuhkan sehingga peningkatan dari yang satu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar