Selasa, 24 November 2009

Job Enrichment

Pendekatan Motivational Job Enrichment

Job Enrichment adalah memperluas rancangan tugas unruk memberi arti lebih dan memberikan kepuasaan kerja dengan cara melibatkan pekerja dengan penyederhanaan, penyelenggaraan organisasi dan pengawasan pekerjaan.

Tujuan dari job enrichment adalah meningkatkan otonomi seseorang dalam mengatur pekerjaannya. Jadi job enrichment dapat meningkatkan kinerja seorang karyawan dalam mengemban tugasnya dan memberikan kepuasan kerja terhadap karyawan tersebut. Kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap produktivitas organisasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Ketidakpuasan merupakan titik awal dari masalah-masalah yang muncul dalam organisasi seperti kemangkiran, konflik manager-pekerja dan perputaran karyawan.

Pemberian job enrichment juga tergantung kepada para pekerja/karyawan itu sendiri. Sejauh mana ia mau berusaha dan mengembangkan kemampuannya, maka sejauh itu pula hasil yang akan dicapainya.

Job enrichment dapat meningkatkan otonomi seseorang dalam mengatur pekerjaannya. Misalnya seorang petugas di dalam melakukan pekerjaannya sebelum diatur oleh suatu prosedur yang ketat, di mana dia tidak di berikan wewenang atau hak untuk memilih metode yang dia anggap paling efektif, untuk memilih bahan-bahan yang di butuhkan, atau untuk mengatur pekerjaannya. Perubahan ini akan memberikan tantangan yang lebih besar bagi dia dan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja dan produktifitasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar